Resah Menanti
begitu pantasnya waktu bergerak
tak sempat nafasku berinjak
menenangkan lelah mencari tapak
meninggalkan siang senja terkuak
kenangan lalu hampir terkopak.
mampukah hati menahan resah
menanti malam diulit gelisah
airmata merimbis pipiku basah
sebak dada tak mau sudah
alangkah siksa saat berpisah.
dalam resah aku menanti
kasihmu kekal bertakhta di hati
kutunggu sayangmu hingga ke pagi
kuteguhkan iman memohon Ilahi
agar kekuatan mengikat diri
kiranya di dunia DIA tak restui
di akhirat pasti akan kunanti.
Embi Estar : 12 November 2013
Followers
Carian Dalam Blog Ini
Showing posts with label Embi Estar. Show all posts
Showing posts with label Embi Estar. Show all posts
Tuesday, November 12, 2013
Monday, November 11, 2013
siapa tahu
siapa tahu
dan terbinalah cinta
melalui sebuah kata
yang berkobar di dada
dibaur rasa gelora
di mata indah semua
di hati tidak terkata
berjauhan derita
berpisah sengsara
ingin berdua
selamanya
jauh merindu
dekat ragu
dibalut cemburu
siapa tahu
kiranya begitu.
Embi Estar : 10 November 2013
dan terbinalah cinta
melalui sebuah kata
yang berkobar di dada
dibaur rasa gelora
di mata indah semua
di hati tidak terkata
berjauhan derita
berpisah sengsara
ingin berdua
selamanya
jauh merindu
dekat ragu
dibalut cemburu
siapa tahu
kiranya begitu.
Embi Estar : 10 November 2013
Thursday, November 7, 2013
Kubenamkan Rindu
Kubenamkan Rindu
Tidak kuharapkan persimpangan jalan
untuk kumeneruskan perjalanan
yang tak berpenghujungan
apalagi untuk menoleh ke belakang
hati initelah berdarah dilukai
oleh janji-janji sudah disepakati
nyatanya mainan sebuah hati
yang sukar dipercayai
apalagi yang diharapkan pada sebuah rindu
kalauhanya dibayangi oleh diam dan bisu
yang kian mengundang berjuta ragu.
Biarlah kutapaki jalan berdebu
dalam cuaca penuh jerebu
kiranya itu mententeramkan kalbu
akan kubenamkan rindu yang bertamu
akan kunyanyikan lagu tanpa seruling bambu
tidak kuharap kasih yang baru
kalau hanya membebankan daku.
Embi Estar : 31 Oktober 2013
Tidak kuharapkan persimpangan jalan
untuk kumeneruskan perjalanan
yang tak berpenghujungan
apalagi untuk menoleh ke belakang
hati initelah berdarah dilukai
oleh janji-janji sudah disepakati
nyatanya mainan sebuah hati
yang sukar dipercayai
apalagi yang diharapkan pada sebuah rindu
kalauhanya dibayangi oleh diam dan bisu
yang kian mengundang berjuta ragu.
Biarlah kutapaki jalan berdebu
dalam cuaca penuh jerebu
kiranya itu mententeramkan kalbu
akan kubenamkan rindu yang bertamu
akan kunyanyikan lagu tanpa seruling bambu
tidak kuharap kasih yang baru
kalau hanya membebankan daku.
Embi Estar : 31 Oktober 2013
Wanita Itu
Wanita Itu
Wanita itu
Adalah ibu
Adalah isteri
Adalah kakak
Adalah adik
Adalah anak
Adalah sahabat
Mereka adalah Hawa
Lahir dari tulang rusuk lelaki
Janganlah diapa-apakan
Jangan diperkosa
Jangan didera
Jadikan mereka wanita solehah
Bimbing mereka penuh keimanan
Agar menjadi bidadari di dunia dan di akhirat
Yang bakal dicemburui oleh bidadari di syurga.
Wanita-wanitaku
Tuntuni dirimu dengan penuh kemuliaan
Agar kaubisa menjadi seakan penghulu wanita dunia
Seperti Asiah binti Muzahim isteri Fir’aun
Seperti Maryam binti Imran bonda Isa
Seperti Khadijah binti Khuwalid isteri Rasulullah saw
Fatimah binti Muhammad anak Rasulallah saw.
Embi Estar : 31 Oktober 13
Wanita itu
Adalah ibu
Adalah isteri
Adalah kakak
Adalah adik
Adalah anak
Adalah sahabat
Mereka adalah Hawa
Lahir dari tulang rusuk lelaki
Janganlah diapa-apakan
Jangan diperkosa
Jangan didera
Jadikan mereka wanita solehah
Bimbing mereka penuh keimanan
Agar menjadi bidadari di dunia dan di akhirat
Yang bakal dicemburui oleh bidadari di syurga.
Wanita-wanitaku
Tuntuni dirimu dengan penuh kemuliaan
Agar kaubisa menjadi seakan penghulu wanita dunia
Seperti Asiah binti Muzahim isteri Fir’aun
Seperti Maryam binti Imran bonda Isa
Seperti Khadijah binti Khuwalid isteri Rasulullah saw
Fatimah binti Muhammad anak Rasulallah saw.
Embi Estar : 31 Oktober 13
Kau Tidak Minta
Kau Tidak Minta
kau adalah permata sebuah keluarga
berbau syurga
memancar cahaya kasih
mengikat seribu cinta nan bersih
yang kental bertiti di setiap hati
kepada mereka yang reda
menurut jalan ilahi
tangis dan tawamu
hiburan yang bertamu mengundang rindu
kenapa masih ada yang tak mengerti
lalu lahirmu mengundang benci
sedang kau tidak minta
hadir di dunia
kalau cuma untuk disiksa
dilimpar merata-rata
bagaikan nyawa dan jasad tak berharga
oleh mereka yang pasti Allah murka
akan dilimpar ke neraka.
Embi Estar : 28 Oktober 2013
kau adalah permata sebuah keluarga
berbau syurga
memancar cahaya kasih
mengikat seribu cinta nan bersih
yang kental bertiti di setiap hati
kepada mereka yang reda
menurut jalan ilahi
tangis dan tawamu
hiburan yang bertamu mengundang rindu
kenapa masih ada yang tak mengerti
lalu lahirmu mengundang benci
sedang kau tidak minta
hadir di dunia
kalau cuma untuk disiksa
dilimpar merata-rata
bagaikan nyawa dan jasad tak berharga
oleh mereka yang pasti Allah murka
akan dilimpar ke neraka.
Embi Estar : 28 Oktober 2013
Tuesday, October 29, 2013
Muzik Pagi
Muzik Pagi
Kautitir rinduku dengan muzik pagi
dalam canang citra menajami derap hati
yang semakin terlupakan saat indah
kala kasih dibalut getar cinta
bagaikan sampan berlabuh di tepian tebing
menunggu saat keberangkatan
mengharungi kocakan sungai menghala ke muara rajuk
meninggalkan jejak-jejak yang setiap langkah
ada kenangan menggores rasa.
Kini
haruskah berpatah haluan
menciumi rinai setia yang pernah terdera,
-biarkan ia berlalu mengejar senja
yang kupasti bayangnya akan hilang jua
bersama gelapnya malam.
Embi Estar : 17 Oktober 2013
Kautitir rinduku dengan muzik pagi
dalam canang citra menajami derap hati
yang semakin terlupakan saat indah
kala kasih dibalut getar cinta
bagaikan sampan berlabuh di tepian tebing
menunggu saat keberangkatan
mengharungi kocakan sungai menghala ke muara rajuk
meninggalkan jejak-jejak yang setiap langkah
ada kenangan menggores rasa.
Kini
haruskah berpatah haluan
menciumi rinai setia yang pernah terdera,
-biarkan ia berlalu mengejar senja
yang kupasti bayangnya akan hilang jua
bersama gelapnya malam.
Embi Estar : 17 Oktober 2013
Sunday, October 27, 2013
Curahan Kasih
Curahan Kasih
curahan kasih pekat kepadaNYA
dalam penyerahan diri saat ruku
dan sujud
gejolak hati tenang
tatkala satu demi satu namaMU
dizikirkan penuh khusyuk
saat bertanya tentang erti diri
hanya KAUlah penentu hisab
sama ada syurga atau neraka.
Embi Estar : 11 Oktober 2013
curahan kasih pekat kepadaNYA
dalam penyerahan diri saat ruku
dan sujud
gejolak hati tenang
tatkala satu demi satu namaMU
dizikirkan penuh khusyuk
saat bertanya tentang erti diri
hanya KAUlah penentu hisab
sama ada syurga atau neraka.
Embi Estar : 11 Oktober 2013
Sunday, October 13, 2013
Mencipta Rindu
Mencipta Rindu
mampukah kudustakan
saat mendekatnya perpisahan
semakin tebal rasa cinta dan kasihku
hanya degup jantung dan getar rasalah
yang berbicara dalam dekapan yang kental
meramasi setiap penjuru membuahkan rindu,
dan kuberikan waktu untukmu
menyandar harapan di bahuku
agar bisa kauharumkan airmata
mengiringi keberangkatanku
untuk mendewasakan cinta
melalui rindu yang tercipta.
Embi Estar : 2 Oktober 2013
mampukah kudustakan
saat mendekatnya perpisahan
semakin tebal rasa cinta dan kasihku
hanya degup jantung dan getar rasalah
yang berbicara dalam dekapan yang kental
meramasi setiap penjuru membuahkan rindu,
dan kuberikan waktu untukmu
menyandar harapan di bahuku
agar bisa kauharumkan airmata
mengiringi keberangkatanku
untuk mendewasakan cinta
melalui rindu yang tercipta.
Embi Estar : 2 Oktober 2013
Wednesday, September 25, 2013
Kehangatan Cinta
Kehangatan Cinta
kita tidak pernah berbicara tentang api
kala kusentuh hatimu pertama kali
hadapan kita hanya danau yang jernih airnya
sejernih mata dan senyummu
lalu kita sama-sama memuzikkan hati
meski air menampakkan riak
masih jelas wajahmu dan wajahku
bertaut pada bayang bulan,
lalu kenapa mesti kaubakar rinduku
saat debar hati mencanang cintaku,
andai api yang kaugugahkan
biarlah percikannya menjadi bunga-bunga kasih
menyebar segenap rasa sehingga ke perdu
menjadi benih sayang
mekar dan harumnya ke akhir hayat
usahlah kaubicarakan tentang api
kiranya hangat cinta yang kaudambakan.
Embi Estar : 21 September 2013.
kita tidak pernah berbicara tentang api
kala kusentuh hatimu pertama kali
hadapan kita hanya danau yang jernih airnya
sejernih mata dan senyummu
lalu kita sama-sama memuzikkan hati
meski air menampakkan riak
masih jelas wajahmu dan wajahku
bertaut pada bayang bulan,
lalu kenapa mesti kaubakar rinduku
saat debar hati mencanang cintaku,
andai api yang kaugugahkan
biarlah percikannya menjadi bunga-bunga kasih
menyebar segenap rasa sehingga ke perdu
menjadi benih sayang
mekar dan harumnya ke akhir hayat
usahlah kaubicarakan tentang api
kiranya hangat cinta yang kaudambakan.
Embi Estar : 21 September 2013.
Tuesday, September 24, 2013
Bertanda Nama
Bertanda Nama
kini hanya sepi menemani diri
setelah riuhan kenangan indah
bersembunyi di balik sedih,
tiada apa yang tersisa pada hati
selain gugus-gugus sesal melingkari
dan menerobosi pada setiap sudut
istighfar dalam munajat panjang
kembali kepadaNya.
kiranya rentangan pelangi
hadir menyungsung senja
untaikan salam kemboja
menapak di perdunya,
pasti harumannya hadir bersama
dalam tangis sesal
kerana saat dibacakan fatihah
tanah merah itu telah kemas
bertanda namanya.
Embi Estar : 9 Sept. 2013
kini hanya sepi menemani diri
setelah riuhan kenangan indah
bersembunyi di balik sedih,
tiada apa yang tersisa pada hati
selain gugus-gugus sesal melingkari
dan menerobosi pada setiap sudut
istighfar dalam munajat panjang
kembali kepadaNya.
kiranya rentangan pelangi
hadir menyungsung senja
untaikan salam kemboja
menapak di perdunya,
pasti harumannya hadir bersama
dalam tangis sesal
kerana saat dibacakan fatihah
tanah merah itu telah kemas
bertanda namanya.
Embi Estar : 9 Sept. 2013
Saturday, August 31, 2013
Mencari Wasilah
Mencari Wasilah
ombak kerudungmu
terdampar di timbuk imanku
selaut tangis lebur bersama doa
mengamin tulusmu
dalam kabut ribut gelora hati
terlontar berjuta manik insaf
terhijab pada wangian syurga
semulus wajah-wajah khadizah
menyelimuti ketarnya rasulullah
saat wahyu membenarkan perintah.
jiwa-jiwa tenang pengisi syurga
berhijablah mencari wasilah
di hadapanNya.
Embi Estar : 20 Ogos 2013
ombak kerudungmu
terdampar di timbuk imanku
selaut tangis lebur bersama doa
mengamin tulusmu
dalam kabut ribut gelora hati
terlontar berjuta manik insaf
terhijab pada wangian syurga
semulus wajah-wajah khadizah
menyelimuti ketarnya rasulullah
saat wahyu membenarkan perintah.
jiwa-jiwa tenang pengisi syurga
berhijablah mencari wasilah
di hadapanNya.
Embi Estar : 20 Ogos 2013
Friday, August 16, 2013
Di Celah-Celah Tawaduk
Di Celah-Celah Tawaduk
dalam jejakku menelusuri aidilfitri
haruman kesturi mengekori setiap jalanan malamku
di celah-celah tawaduk menghampiri-Nya
masih dingin membungkus diri pekat ramadan mubarak
tidak akan berganjak mentasbihkan-Nya
subhanallah walhamdulillah wallahuakbar
betapa ujudnya di luar kemampuan akan hikmah
disebalik turunnya meteor perseid
dan pastilah menebalkan keimanan dan ketakwaan
selagi hayat dipinjamkan meniti penghujung senja
yang entah bila berakhirnya.
sebelum usai memudiki perjalana ke dermaga hidup
bagi sebuah perjalanan jauh penentu arah pertimbangan
di sudut hati terpateri doa memohon reda
rabbana atina fiddunya hasanah
wa fil akhirati hasanah waqina azabannaar.
Embi Estar
6 Syawal 1434 / 14 Ogos 2013
dalam jejakku menelusuri aidilfitri
haruman kesturi mengekori setiap jalanan malamku
di celah-celah tawaduk menghampiri-Nya
masih dingin membungkus diri pekat ramadan mubarak
tidak akan berganjak mentasbihkan-Nya
subhanallah walhamdulillah wallahuakbar
betapa ujudnya di luar kemampuan akan hikmah
disebalik turunnya meteor perseid
dan pastilah menebalkan keimanan dan ketakwaan
selagi hayat dipinjamkan meniti penghujung senja
yang entah bila berakhirnya.
sebelum usai memudiki perjalana ke dermaga hidup
bagi sebuah perjalanan jauh penentu arah pertimbangan
di sudut hati terpateri doa memohon reda
rabbana atina fiddunya hasanah
wa fil akhirati hasanah waqina azabannaar.
Embi Estar
6 Syawal 1434 / 14 Ogos 2013
Saturday, June 22, 2013
Kehilangan Aura
Kehilangan Aura
kuintai wangian senyumanmu
di celah-celah kabut membungkus gusar
pada bilah-bilah hati yang galau
terakam pada raut wajahmu bersama suram senja
sedang sebelumnya
kaupitah berbicara menghias setiap risauku
kerana pada larik tingkah dan olahmu
mengundang aku dalam persaingan
menambat cintamu.
kukehilangan auramu
lembayung senja yang indah
bagaikan sama berduka melagukan prosa sedih
tiada getar pada setiap diksi dan bait
indahnya suara gemersikmu kehilangan lirik
gersang ditaburi puing-puing rindu yang hangat
bersama lesunya simbahan mentari petang.
hanya semalam kautitipkan bahasa cinta
pada kerlingan matamu yang menghantar warkah
bahawa kaupaut aku dalam sebuah ikatan janji
yang melenakan tidurku hingga ke pagi.
Embi Estar : 20 Jun 2013
kuintai wangian senyumanmu
di celah-celah kabut membungkus gusar
pada bilah-bilah hati yang galau
terakam pada raut wajahmu bersama suram senja
sedang sebelumnya
kaupitah berbicara menghias setiap risauku
kerana pada larik tingkah dan olahmu
mengundang aku dalam persaingan
menambat cintamu.
kukehilangan auramu
lembayung senja yang indah
bagaikan sama berduka melagukan prosa sedih
tiada getar pada setiap diksi dan bait
indahnya suara gemersikmu kehilangan lirik
gersang ditaburi puing-puing rindu yang hangat
bersama lesunya simbahan mentari petang.
hanya semalam kautitipkan bahasa cinta
pada kerlingan matamu yang menghantar warkah
bahawa kaupaut aku dalam sebuah ikatan janji
yang melenakan tidurku hingga ke pagi.
Embi Estar : 20 Jun 2013
Tuesday, June 11, 2013
Meminang Cinta
Meminang Cinta
aras rinduku di puncak galau
mendaki tangga beranak seribu
mencari kamar di mana kasihmu
sedulang hasrat kutitip menghias lamaran
kiranya ada secuil sayang
biar kupinang cinta sucimu
akan kuhampar kapet dupa setia
agar harum kamar tidurku
Embi Estar : 10 Jun 2013
aras rinduku di puncak galau
mendaki tangga beranak seribu
mencari kamar di mana kasihmu
sedulang hasrat kutitip menghias lamaran
kiranya ada secuil sayang
biar kupinang cinta sucimu
akan kuhampar kapet dupa setia
agar harum kamar tidurku
Embi Estar : 10 Jun 2013
Rantai Kasih Berbunga Cinta
Rantai Kasih Berbunga Cinta
akan kutapaki ranjau menelusuri denai yang sukar
meski dengan seketul hati pedih yang tersisa
pada senja yang pernah bersama mengukir kanvas indahku
takkan kubisa tanpamu menganyam kenangan
pada seraut wajah suci yang pernah kurakitkan perasaan
telah kusulamkan ikhlas hati bermunajat kepada-Nya
kiranya ada rezeki di hujung waktuku
akan kularik jua seutas rantai kasih berbunga cinta
akan kutaburi haruman kesturi sayang
biarlah rindu pelangiku mengikat erat
dalam jaga dan tidurku dirahmati berkat
kaulah terdekat di dunia dan akhirat
memenuhi cita dan cintaku yang tersirat
Embi Estar : 10 Jun 2013
akan kutapaki ranjau menelusuri denai yang sukar
meski dengan seketul hati pedih yang tersisa
pada senja yang pernah bersama mengukir kanvas indahku
takkan kubisa tanpamu menganyam kenangan
pada seraut wajah suci yang pernah kurakitkan perasaan
telah kusulamkan ikhlas hati bermunajat kepada-Nya
kiranya ada rezeki di hujung waktuku
akan kularik jua seutas rantai kasih berbunga cinta
akan kutaburi haruman kesturi sayang
biarlah rindu pelangiku mengikat erat
dalam jaga dan tidurku dirahmati berkat
kaulah terdekat di dunia dan akhirat
memenuhi cita dan cintaku yang tersirat
Embi Estar : 10 Jun 2013
Saturday, June 8, 2013
Puing-Puing Marahmu
Puing-Puing Marahmu
jejak tapak kakimu yang menderu
kutahu akubukan sesiapamu
lariknya dalam kelihatan ganas
membungkus kemas
mewarnai hatimu menjauhiku
dari berbagai arah dan berpinar
mengaum bak singa lapar
di hutan Kalahari yang berdebu dan ringsak.
kufikir
aku tak usah lagi berpura
mendingin hati dan akal
mencari penawar memujukmu
kembali semula dalam damai harmoni
kerana puing-puing runtuhan marahmu
adalah wacana sebenar abu-abu itu
tak akan kembali putih dan suci
jalan untuk melangkah semula dari belakang
amat menyiksa degup nafas yang terpenjara
dari tembok sabar.
adapun bulan cerah dan indah
terhias bayangnya di danau damai
bukan lagi milik kita untuk menikmatinya
hati yang subur dengan imanpun
tidak bisa lagi membaca mesranya
kerana telah ada retak
menanti belahnya yang semakin jelas.
Embi Estar : 7 Jun 2013.
jejak tapak kakimu yang menderu
kutahu akubukan sesiapamu
lariknya dalam kelihatan ganas
membungkus kemas
mewarnai hatimu menjauhiku
dari berbagai arah dan berpinar
mengaum bak singa lapar
di hutan Kalahari yang berdebu dan ringsak.
kufikir
aku tak usah lagi berpura
mendingin hati dan akal
mencari penawar memujukmu
kembali semula dalam damai harmoni
kerana puing-puing runtuhan marahmu
adalah wacana sebenar abu-abu itu
tak akan kembali putih dan suci
jalan untuk melangkah semula dari belakang
amat menyiksa degup nafas yang terpenjara
dari tembok sabar.
adapun bulan cerah dan indah
terhias bayangnya di danau damai
bukan lagi milik kita untuk menikmatinya
hati yang subur dengan imanpun
tidak bisa lagi membaca mesranya
kerana telah ada retak
menanti belahnya yang semakin jelas.
Embi Estar : 7 Jun 2013.
Tuesday, June 4, 2013
SENJA
SENJA
pada senja
tidak akan kupanjat harap
meski senja padat merakam hajat
kerana senja adalah sebuah menu
dalam rencah mendiarikan rindu
setelah cinta dipadu.
Embi Estar : 3 Jun 2013
pada senja
tidak akan kupanjat harap
meski senja padat merakam hajat
kerana senja adalah sebuah menu
dalam rencah mendiarikan rindu
setelah cinta dipadu.
Embi Estar : 3 Jun 2013
Tuesday, May 28, 2013
MESTIKAH KUPERAH AIRMATA
MESTIKAH KUPERAH AIRMATA
Mestikah kuperah airmata
bagi sebuah rindu yang menghuni hati
atas nama cinta yang tersasar diperjalanan
sedangkan kesetiaannya hanya terlukis
pada sebuah kanvas kelabu
tergantung pada dinding hati yang belum jelas
kerana pada ruang sepi yang dingin
bagaikan ada bisikan lemah derapnya tak seirama
melodinya sumbang tanpa ikatan kukuh
pada bait-bait yang aksaranya dapat kumaknai
ia bagaikan ilalang menyongsong angin
rebah dalam ketidak –jujuran yang pasti.
Mestikah kuperah airmata
bagi sebuah rindu yang tercalar
sedang ia memilih khianat
dan menepikan ikhlas yang kusugguhkan.
Embi Estar : 27 Mei 2013
Friday, May 24, 2013
Pada Sebuah Jelita Wajah
Pada Sebuah Jelita Wajah
tergari erat hati jujurku
menatap iras wajah egoismu
terbang dan melayang rasa kasihku
walau pernah terakit cinta
kini rinduku bersalut damal
pada sebuah jelita wajahmu
kerana itu bukan dirimu
Embi Estar : 21 Mei 2013
tergari erat hati jujurku
menatap iras wajah egoismu
terbang dan melayang rasa kasihku
walau pernah terakit cinta
kini rinduku bersalut damal
pada sebuah jelita wajahmu
kerana itu bukan dirimu
Embi Estar : 21 Mei 2013
Sunday, May 12, 2013
Segugus Budi Seribu Sesal
Segugus Budi Seribu Sesal
kaupenunggu setia
pada bulan kesiangan saat senja
melabuh tirai di hujung waktu
dengan sedikit gundah mencengkam kalbu
kausauhkan seiris cinta yang masih tersisa
dalam warna-warna sedih menguak buram
dengan kalimat sukar dimaknai
kerana aksara yang menubir di birai bait
sudah tidak lagi dalam baris yang sama
terkatung dalam koma menanti jawapan
bersama nada yang tidak seirama.
Kenapa masih mengharap riak
sedang laut yang tenang
jernihnya menghantar bayang
meski dalam kabut menyengat
di sana ada luka yang belum sembuh
yang tak terawat oleh segugus budi
tinggallah rasa dipasung seribu sesal.
Embi Estar : 11 Mei 2013
kaupenunggu setia
pada bulan kesiangan saat senja
melabuh tirai di hujung waktu
dengan sedikit gundah mencengkam kalbu
kausauhkan seiris cinta yang masih tersisa
dalam warna-warna sedih menguak buram
dengan kalimat sukar dimaknai
kerana aksara yang menubir di birai bait
sudah tidak lagi dalam baris yang sama
terkatung dalam koma menanti jawapan
bersama nada yang tidak seirama.
Kenapa masih mengharap riak
sedang laut yang tenang
jernihnya menghantar bayang
meski dalam kabut menyengat
di sana ada luka yang belum sembuh
yang tak terawat oleh segugus budi
tinggallah rasa dipasung seribu sesal.
Embi Estar : 11 Mei 2013
Subscribe to:
Posts (Atom)