Followers
Carian Dalam Blog Ini
Showing posts with label Norlidar Lidon. Show all posts
Showing posts with label Norlidar Lidon. Show all posts
Tuesday, November 12, 2013
Sunday, November 10, 2013
RINDU
RINDU
Rindu ini
tak pernah pergi
tiada henti
selalu menemani
di penjuru hati
membayangi
Norlidar Lidon
08.11.2013
Rindu ini
tak pernah pergi
tiada henti
selalu menemani
di penjuru hati
membayangi
Norlidar Lidon
08.11.2013
Thursday, November 7, 2013
KASIH III
KASIH III
Kasih
lorekkanlah
percikan warna kasih-Nya
warna takzim warna ceria
sulaman rindu nan berenda
biarpun harimu serasa berduri
duka dirasa
seharum mawar jelita
kerna tempaan tabah
berputik Cinta
benar naungi Cinta-Nya
tanpa amukan resah
adalah kebenaran
sucinya Cinta
kerana Ilah
Norlidar Lidon
30.10.2013
Kasih
lorekkanlah
percikan warna kasih-Nya
warna takzim warna ceria
sulaman rindu nan berenda
biarpun harimu serasa berduri
duka dirasa
seharum mawar jelita
kerna tempaan tabah
berputik Cinta
benar naungi Cinta-Nya
tanpa amukan resah
adalah kebenaran
sucinya Cinta
kerana Ilah
Norlidar Lidon
30.10.2013
JALINAN RASA
JALINAN RASA
Saat ini
jalinan rasa penuh warna
dalam harap
dalam reda
dalam doa
di sini aku terkaku
sayup lingkungan-Nya
dalam renungan
meraba seluruh rasa
berapa warna?
berapa kelopak?
akukah yang kehilangan?
tercampurkah semuanya?
pengakuanku berbirat di jiwa
segala khilaf dan dosa
penuh pasrah
aku menyerah
Norlidar Lidon
27.10.2013
Saat ini
jalinan rasa penuh warna
dalam harap
dalam reda
dalam doa
di sini aku terkaku
sayup lingkungan-Nya
dalam renungan
meraba seluruh rasa
berapa warna?
berapa kelopak?
akukah yang kehilangan?
tercampurkah semuanya?
pengakuanku berbirat di jiwa
segala khilaf dan dosa
penuh pasrah
aku menyerah
Norlidar Lidon
27.10.2013
Saturday, November 2, 2013
KEBAHAGIAAN
KEBAHAGIAAN
Kebahagiaan itu
milik kita
suatu hari
janji-Nya
adalah pasti
Norlidar Lidon
27.10.2013
Kebahagiaan itu
milik kita
suatu hari
janji-Nya
adalah pasti
Norlidar Lidon
27.10.2013
Friday, November 1, 2013
WAHAI KASIH
WAHAI KASIH
Saat ini
waktu telah terlelap sepi
biarpun kau masih di sini
menilik serpihan hati
menangisi
lalu berderailah sangsi
yang berkarat di sudut hati
antara benar dan cinta yang menari
dalam raut kilasan memori
hayati
biarpun rindumu tak berperi
segarnya bak kasturi
antara mawar dan duri
hanya kami
Norlidar Lidon
22.10.2013
Saat ini
waktu telah terlelap sepi
biarpun kau masih di sini
menilik serpihan hati
menangisi
lalu berderailah sangsi
yang berkarat di sudut hati
antara benar dan cinta yang menari
dalam raut kilasan memori
hayati
biarpun rindumu tak berperi
segarnya bak kasturi
antara mawar dan duri
hanya kami
Norlidar Lidon
22.10.2013
INGIN TAHU II
INGIN TAHU II
Dia
di situ
memerhatikan saja
entah apa difikirnya
entah apa mahunya
kubiarkan saja
daku tak tahu apa-apa
berbaik sangka sahaja
tak pening kepala
Norlidar Bint Lidon, Kuala Lumpur
21.10.2013
Dia
di situ
memerhatikan saja
entah apa difikirnya
entah apa mahunya
kubiarkan saja
daku tak tahu apa-apa
berbaik sangka sahaja
tak pening kepala
Norlidar Bint Lidon, Kuala Lumpur
21.10.2013
Tuesday, October 29, 2013
DALAM HATI ADA IMAN DAN CINTA
DALAM HATI ADA IMAN DAN CINTA
Di hatimu
lima huruf
tiap satu
terhias rapi
di tiap sisi dikau pagari
dengan iman dan cinta
begitu berkilau bagai lentera
yang tidak akan pernah padam
atau dipadamkan
Dari huruf-huruf itu
aku mula mengenalmu
mencintaimu
menyayangimu
pernah dulu aku berharap
menumpang teduh
di kedamaiannya
di ketenangannya
selamanya seiring jalan
jalani kehidupan
yang Dia takdirkan
Tapi kini
aku pun tak tahu
di manakah kita
Norlidar Lidon
17.10.2013
Di hatimu
lima huruf
tiap satu
terhias rapi
di tiap sisi dikau pagari
dengan iman dan cinta
begitu berkilau bagai lentera
yang tidak akan pernah padam
atau dipadamkan
Dari huruf-huruf itu
aku mula mengenalmu
mencintaimu
menyayangimu
pernah dulu aku berharap
menumpang teduh
di kedamaiannya
di ketenangannya
selamanya seiring jalan
jalani kehidupan
yang Dia takdirkan
Tapi kini
aku pun tak tahu
di manakah kita
Norlidar Lidon
17.10.2013
Sunday, October 27, 2013
INGIN TAHU
INGIN TAHU
Dia
di situ
dalam diam
memerhati
rasa ingin tahu
cuba memahami
gerak-geriku
Norlidar Lidon
10.10.2013, Kuala Lumpur
Dia
di situ
dalam diam
memerhati
rasa ingin tahu
cuba memahami
gerak-geriku
Norlidar Lidon
10.10.2013, Kuala Lumpur
CINTA ITU
CINTA ITU
Cinta
dengan hati bukan mata
melihat dan merasakan
mendengar dan mengerti perasaan
alunan bunyi semerbak rasa
kulihat warna sentuhan jiwa
Cinta
kaya hati bukan wang
aman jiwa bukan raga
indah
juga sengsara
Awal cinta
mujahadah dan keringat
waras juga kegilaan
asyik dan inspirasi
Cinta Ilahi
Norlidar Lidon
10.10.2013, 10.00 am
Kuala Lumpur
Cinta
dengan hati bukan mata
melihat dan merasakan
mendengar dan mengerti perasaan
alunan bunyi semerbak rasa
kulihat warna sentuhan jiwa
Cinta
kaya hati bukan wang
aman jiwa bukan raga
indah
juga sengsara
Awal cinta
mujahadah dan keringat
waras juga kegilaan
asyik dan inspirasi
Cinta Ilahi
Norlidar Lidon
10.10.2013, 10.00 am
Kuala Lumpur
Tuesday, October 15, 2013
KENANGAN MANIS
KENANGAN MANIS
Senyum
kenangan mengoles senyuman manis
senyum...
hadiah paling menular
ucapan salam sisipannya
sejagat alam bagai mengerti
senyum pun berjangkitan tanpa henti
dalam hati insan menari-nari
senyum
bibirku tersenyum
saat kenangan bertamu
biarpun hati bagai dihiris-hiris
bibir tersenyum
hati yang pedih menangis
airmata enggan tiris
kudiamkan
hati yang menangis
menanti mentari jingga membawa diri
tenggelam...
rembulan pun menggamit rindu
terkuak ruang jendela kelam malam
rasa kutumpah padaNya
segalanya kukhabarkan
berlembar-lembar anyaman
kuhamburkan seluruh nafas warna
titisan gugur pedih tragis
dalam tangis rintih
perih
Norlidar Lidon
Kuala Lumpur, 09.10.2013, 3.50 pm
Senyum
kenangan mengoles senyuman manis
senyum...
hadiah paling menular
ucapan salam sisipannya
sejagat alam bagai mengerti
senyum pun berjangkitan tanpa henti
dalam hati insan menari-nari
senyum
bibirku tersenyum
saat kenangan bertamu
biarpun hati bagai dihiris-hiris
bibir tersenyum
hati yang pedih menangis
airmata enggan tiris
kudiamkan
hati yang menangis
menanti mentari jingga membawa diri
tenggelam...
rembulan pun menggamit rindu
terkuak ruang jendela kelam malam
rasa kutumpah padaNya
segalanya kukhabarkan
berlembar-lembar anyaman
kuhamburkan seluruh nafas warna
titisan gugur pedih tragis
dalam tangis rintih
perih
Norlidar Lidon
Kuala Lumpur, 09.10.2013, 3.50 pm
GELAP
GELAP
Gelap...
adalah sebuah rasa
yang tak pernah menentu
warna apakah
inginku coretkan
dalam kekalutan
sebuah perjalanan
sungguh
aku tak pasti
norlidar
05.10.2013
Gelap...
adalah sebuah rasa
yang tak pernah menentu
warna apakah
inginku coretkan
dalam kekalutan
sebuah perjalanan
sungguh
aku tak pasti
norlidar
05.10.2013
Thursday, August 1, 2013
CahayaMu
CahayaMu
Kusapa rembulan
tatkala ia mengambang penuh
tersenyum tanpa jawab...
hanya melayar indah cahayaMu
menebar pesona ke seluruh buana
Subhanallah
Norlidar
24/07/2013
Kusapa rembulan
tatkala ia mengambang penuh
tersenyum tanpa jawab...
hanya melayar indah cahayaMu
menebar pesona ke seluruh buana
Subhanallah
Norlidar
24/07/2013
Sunday, June 30, 2013
TANGIS
TANGIS
Pagi dingin tadi
aku terpegun rasa
ada titis merembes
dari jendela jiwa
aku yang terhimpit
di celahan manusia... manusia
oh kasih... oh jiwa...
rasa itu yang menghiris
datangnya penuh rahsia
Oh Tuhanku
dakaplah aku
eratkan hatiku kepada-Mu
tak mahu aku sendiri
terapung dalam ruang
hanya Engkau yang mengerti
awal dan akhirnya...
Norlidar
20.06.2013 - 1.05 a.m.
Pagi dingin tadi
aku terpegun rasa
ada titis merembes
dari jendela jiwa
aku yang terhimpit
di celahan manusia... manusia
oh kasih... oh jiwa...
rasa itu yang menghiris
datangnya penuh rahsia
Oh Tuhanku
dakaplah aku
eratkan hatiku kepada-Mu
tak mahu aku sendiri
terapung dalam ruang
hanya Engkau yang mengerti
awal dan akhirnya...
Norlidar
20.06.2013 - 1.05 a.m.
SAHABAT HATI
SAHABAT HATI
Andai dirimu bintang malam
terangilah malamku
inginku sandarkan lelah
dari jalan-jalan menyesakkan
mengering embun salju
Andai dirimu
satu antara bintang seribu
kerdipkan cahaya
lalui tirai kamarku
aku masih di situ
membisu menantimu...
Norlidar
19.06.2013 - 11.05 p.m.
Andai dirimu bintang malam
terangilah malamku
inginku sandarkan lelah
dari jalan-jalan menyesakkan
mengering embun salju
Andai dirimu
satu antara bintang seribu
kerdipkan cahaya
lalui tirai kamarku
aku masih di situ
membisu menantimu...
Norlidar
19.06.2013 - 11.05 p.m.
Friday, June 21, 2013
KASIHMU JINGGA
KASIHMU JINGGA
Kasih...
sejingga inikah rasa
rajukmu
sedihmu
masih belum reda
membara di jiwa
Kasih...
tergoreskah hati
oleh duri
tanpa kausedari
wajahmu mencuka
Norlidar
18/06/2013 - 11.25 p.m.
Kasih...
sejingga inikah rasa
rajukmu
sedihmu
masih belum reda
membara di jiwa
Kasih...
tergoreskah hati
oleh duri
tanpa kausedari
wajahmu mencuka
Norlidar
18/06/2013 - 11.25 p.m.
Tuesday, June 11, 2013
KUMANDANGKANLAH
KUMANDANGKANLAH
Masihkah kauingat
sebaris tinta darimu
sandarkan semua kepada Allah
lalu...
mengapa ada gundah...
kebenaran yang benar
pohon kasih masih kukuh
memberi teduh
lalu...
mengapa hatimu merusuh...
Dua cinta yang suci
memang setia menantimu
usahlah begitu...
keluarlah ke alam nyata
yang benar-benar ada cinta
Allah dan RasulNYA
DIA sang Cinta
menanti persembahan kita
yang ikhlas
yang suci
yang benar
dan tiada dusta...
ayuh mari! kataku
kumandangkanlah
yang benar dan cinta...
adakahkau dengar seruan
dari sudut hati yang paling dalam
mahukan keikhlasan
mahukan kebenaran
mahukan kejujuran
aku mahu lihat
yang tegar hatimu
yang bersihnya jiwamu
yang kentalnya semangatmu
buktikanlah
usah lewat...
Norlidar
Masihkah kauingat
sebaris tinta darimu
sandarkan semua kepada Allah
lalu...
mengapa ada gundah...
kebenaran yang benar
pohon kasih masih kukuh
memberi teduh
lalu...
mengapa hatimu merusuh...
Dua cinta yang suci
memang setia menantimu
usahlah begitu...
keluarlah ke alam nyata
yang benar-benar ada cinta
Allah dan RasulNYA
DIA sang Cinta
menanti persembahan kita
yang ikhlas
yang suci
yang benar
dan tiada dusta...
ayuh mari! kataku
kumandangkanlah
yang benar dan cinta...
adakahkau dengar seruan
dari sudut hati yang paling dalam
mahukan keikhlasan
mahukan kebenaran
mahukan kejujuran
aku mahu lihat
yang tegar hatimu
yang bersihnya jiwamu
yang kentalnya semangatmu
buktikanlah
usah lewat...
Norlidar
Sunday, June 2, 2013
POHON RINDU
POHON RINDU
Mungkin aku tak seindah pelangi
dikala redanya hujanmu
kerana
terkadang aku membuat luka hatimu
Mungkin aku tak segemilang purnama
di gelap malammu
kerana aku hanyalah setitik lentera kecil
Mungkin aku tidaklah setegar karang
yang boleh engkau banggakan
kerana aku adalah sosok rapuh
yang selalu berbicara dengan airmata
Tetapi aku ingin jadi pohon di hari lelahmu
yang akan selalu setia menemanimu
yang akan selalu menantimu
tak peduli di musim hujan dan kemarau
aku...
akulah pohon rindumu
selalu ada di sini
mahu cuba meneduhkanmu
dari segala resah
dari segala gundah
dari segala kehausan rasa
berbicaralah denganku
aku ingin mendengarkan
luahan hatimu
Norlidar
31.5.2013 - 12.15am
Mungkin aku tak seindah pelangi
dikala redanya hujanmu
kerana
terkadang aku membuat luka hatimu
Mungkin aku tak segemilang purnama
di gelap malammu
kerana aku hanyalah setitik lentera kecil
Mungkin aku tidaklah setegar karang
yang boleh engkau banggakan
kerana aku adalah sosok rapuh
yang selalu berbicara dengan airmata
Tetapi aku ingin jadi pohon di hari lelahmu
yang akan selalu setia menemanimu
yang akan selalu menantimu
tak peduli di musim hujan dan kemarau
aku...
akulah pohon rindumu
selalu ada di sini
mahu cuba meneduhkanmu
dari segala resah
dari segala gundah
dari segala kehausan rasa
berbicaralah denganku
aku ingin mendengarkan
luahan hatimu
Norlidar
31.5.2013 - 12.15am
Friday, May 24, 2013
RINDU TANPA SUARA
RINDU TANPA SUARA
Redup bayu membisik
lirih rasa ke setiap rongga
rindu yang kurasakan
resapannya ke relung paling dalam
Jika sang waktu bisa kita hentikan
dan segala mimpi-mimpi jadi kenyataan
meleburkan semua batas
antara kau dan aku, kita
Kita santai di sini
mendengar angin yang bergeseran
dedaunan di hujung dahan
teduhnya hati kita
mesra
dan rindunya tanpa suara...
Redup bayu membisik
lirih rasa ke setiap rongga
rindu yang kurasakan
resapannya ke relung paling dalam
Jika sang waktu bisa kita hentikan
dan segala mimpi-mimpi jadi kenyataan
meleburkan semua batas
antara kau dan aku, kita
Kita santai di sini
mendengar angin yang bergeseran
dedaunan di hujung dahan
teduhnya hati kita
mesra
dan rindunya tanpa suara...
Subscribe to:
Posts (Atom)