Followers

Carian Dalam Blog Ini

Showing posts with label Pelaut Malang. Show all posts
Showing posts with label Pelaut Malang. Show all posts

Friday, July 26, 2013


pelaut hilang kemudi

pelaut hilang kemudi

bermuka masam, mencuka
di tengah laut, menduga
bercermin air masinnya garam
berkocak tiada ombak menghilang

rindu di hati duyung pujaan
mencuri dayung di lautan dalam
beroleng-oleng bersendirian
air yang dalam akan melemaskan

berbumbung kelam di langit malam
pelaut mencari haluan bintang
kemudi harapan lenyap pandangan
dalam memaknai sebuah impian.

Pelaut Malang
21072013.

I: pelaut menyanyi

I: pelaut menyanyi

betapa rapuhnya bahteraku ini
dalam melayari samudera mimpi
dibadai ombak beroleng ke tepi
dilambung taufan karam berkali
tercungap berenang mencari diri

II: pelaut di cerun sunyi

aku kembali ke cerun ini
menghadap laut terbentang sunyi
melayar hati menjeruk sepi
merendah diri berlutut kaki
munajat hati di dalam diri
mencari keredaan Ilahi
mencari diriku sendiri, itu yang pasti.

III: pelaut melayan hati

aku tidak menyangka
yang aku akan kembali semula
ke pantai sunyi ini
melayari hati, bersendiri
bersingsing kaki
menyusuri
sepanjang pantai, bertemankan
ombak...di kalbu

Pelaut Malang
21072013.

Tuesday, December 25, 2012

Laut di hati.


Lautku tidaklah sempurna
lautku bergelora
lautku berangin puting beliung
lautku di badaian taufan melambung
lautku tsunaminya agak tinggi
lautku berpusaran ngeri,

lautku,
membuat aku bermuntahkan darah
berdarahkan fitnah
sumpah
dan seranah.

Namun begitu,
lautku sudah cukup masin
tak perlu lagi
kautambahkan garam
hasutan.

Lautanku bernyanyi.

Wednesday, November 28, 2012

Bahagia Selamanya.

Bahagia Selamanya.

Semalam akhirnya janji dikota
berdua berganding duduk di pelamin
sambil menjeling kita bersanding
senyuman terukir cinta terzahir,

kompang dipalu tanda mengiring
berpimpin tangan jalan seiring
sepasang pengantin ikatan terjalin
diarak saudara bersorak gembira,

usai bersanding turun pelamin
menuju ke meja acara seterusnya
makan beradap tanpa berhijab
suapan pertama terjalin mesra,

penat bersanding tidak terkira
selesai acara sanak saudara mengena
periuk belanga berbunyi bersuara
bersingsing tangan pengantin bergelumang,

sebagai simbolik
rumahtangga tidak digoyah
diduga.

Pelaut Malang...281112.