Followers

Carian Dalam Blog Ini

Showing posts with label Siti Zaiton Binti Ahmad. Show all posts
Showing posts with label Siti Zaiton Binti Ahmad. Show all posts

Thursday, November 7, 2013

SEJAMBAK RINDU

SEJAMBAK RINDU

~ Sejambak rindu yang kususun di jambangan sukma menjadi indah biarpun ada jari yang terluka ditikam duri nestapa. Lagu-lagu klasik pun menyentuh hati menghiburkan diri dalam lewatnya sebuahnya kemesraan bertandang. ~ sza kam

Saturday, November 2, 2013

KECEWA INI MILIKKU

KECEWA INI MILIKKU

Masih aku di sini
leka memungut pasir waktu yang terbuang
menimba sebaldi kenangan yang berserakan
puas kubasuh sengketa dengan birunya warna laut
puas aku berpesan pada waktu jangan kauberpaling
tetapi kenapa ada semacam getaran setiap kali
kakiku melangkah pergi.

Mengapa bisik kasih masih tidak mahu datang
membiarkan aku sendirian di sini
menghitung-hitung debu waktu
yang tertanggal dari kelopaknya
masih sempatkah aku berlari mencari
sebutir makna dari zarah kecewa ini
kubawa pulang untuk kuletakkan
di sudut hatiku agar aku selalu ingat
kecewa ini telah menjadi milikku
agar aku selalu kenang sebutir bencimu
yang sukar untuk dihancurkan dalam derai
cemburumu yang sering merangkulmu.

Izinkan aku menyanyikan lagu pilu ini
bersama desah semilir bayu laut
agar ada angin yang bisa memahaminya
lantas mengirimkan padaku seberkas kasih
yang tidak pernah kauberikan
biarpun cuma secebis.

SZA KAM
Tapah 28.10.13

Friday, October 11, 2013

RINDU MENGUNYAHKU

RINDU MENGUNYAHKU

7 tahun yang lalu aku berkelana
bersama suami berjalan di muka bumi
yang gersang sambil menikmati
pemandangan indah yang bukan sedikit
pembangunan demi pembangunan berceracak
memukau pandangan.

Jiwa seorang hamba terasa kerdil sangat
dalam meniti perjalanan
yang bukan sedikit pengorbanannya
lautan manusia sentiasa berombak-ombak
namun dapat kami lepasi dengan tenang dan mudah
segalanya dipermudahkan selagi ada usaha dan daya
doa dan tahmid sentiasa mengiringi.

Mahu rasanya kuulangi lagi detik-detik indah itu namun...
masih belum dapat terlaksana permintaan hati
apa-apapun menjadi tetamu istimewa di sana
sangat bermakna.

Mungkinkah akan berulang kembali sebuah kenikmatan...
akan termakmulkah doa
untuk sampai di bumi barakah itu.

Tiba-tiba rindu mengunyahku
menjadikan aku kesakitan dibelasahnya...

SZA KAM Tapah 30.9.13

Friday, September 27, 2013

DI LANDASAN MIMPI

DI LANDASAN MIMPI

Sebuah rindu yang ranum...
tidak dapat kukunyah dan kularutkan
dalam santapan kenangan
ia makin pantas berlari mengejarku.

Saat aku menoleh...
hanya ada keramat doa
yang mampu kutadah
demi sebuah kehadiran restu.

Jauh di sudut hati masih ada
sisa-sisa ingatan
yang tak mungkin terpadam
masih terlalu lamakah lagi
untuk kunantikan hadirnya...
ingin sekali aku berkelana lagi
menyaksikan betapa tingginya
menara perjumpaan itu
biarpun cuma di landasan mimpi.

SZA KAM Tapah 26.9.13

Thursday, September 26, 2013

GELANG DERITAMU

GELANG DERITAMU

Ibu...
gelang deritamu sentiasa berseri
memancarkan warna kepayahan dalam diri
bersama pancaran warna pengorbanan
memercikkan kilau bahagia buat insan
di sekelilingmu sedang engkau merintih
kesakitan memikul bongkah kewajipan.

Ibu...
dunia kasihmu sentiasa meluap
melimpahkan restu bonda
tumpah di bening hati menjadi kristal
tumbuh di jiwa menjadi mutiara
seindah senyum yang menari di bibir.

Ibu...
runduk warna keaslianmu
kian luntur dalam larutan redha
memimpin doa ikhlas yang jernih
membening balik tebing syukur
menghiasi lukisan diri yang penat.

SZA KAM Tapah 24.9.13

Wednesday, September 25, 2013

HUJAN HARAPAN

HUJAN HARAPAN

Alhamdulillah kujunjung syukur
yang sedang indah kelopaknya
mencari makna kebahagiaan
yang sedang mendampingiku
biarpun sesekali ada renyai pilu
membasahi diri di laman hati.

Namun saat aku mencari-cari
waktu yang tinggal
aku tersenyum...
kerana masih ada ruang untuk aku
meninggalkan cebisan duka
dan melenyapkannya dalam
hujan harapan.

SZA KAM
Tapah 21.9.13

SUNGAI DEBAR

SUNGAI DEBAR

Sungai debar kian ganas menderaku
menumpahkan gelora
membiarkan aku lemas
namun sempat aku berpaut
pada tiang keberanian
saat aku menoleh bagaikan terdengar
kocakannya.

Moga masih ada kudrat
untuk aku kembali berjaya
menempuh badai
moga aku akan terus bersedia
mengharunginya lagi
biarpun belum tentu sampai ke tepian.

SZA KAM
Tapah 18.9.13

DICUCUK RANTING MIMPI

DICUCUK RANTING MIMPI

Seakan ada bintang
kusangkutkan di ranting mimpi
mengerdip indah tersenyum padaku
segunung harap yang kupanjat
kian tinggi ke puncaknya
buat kupetik lagi bintang-bintang
untuk kupersembahkan
dalam khayalanku; mempersona
menyuluh jejakku yang hilang
ditutupi duri sembilu
melukakan kaki; pedih terasa.

Saat ranting mimpiku patah
bintang-bintang jatuh
menimpa gunung harapanku
memercikkan sisa cahaya
menjadi serpihan mencederakan lenaku
buat kusedar sesuatu yang indah itu
tidak kan kekal lama
sesuatu yang tinggi itu akan jatuh jua.

Aku pun terjaga bilamana terasa sakit
dicucuk ranting mimpi.

SZA KAM 17.9.13

LENGGANGMU TIADA LAGI BERLENGGOK

LENGGANGMU TIADA LAGI
BERLENGGOK

Dalam hela nafas lelah
kaubingkas menerajang penat
diburu bingitnya nyamuk
menyemarak di wajah tuamu.

Pacat di lantai kebun
menanti langkahmu
menyedut sisa-sisa usiamu
rakus dan gelojoh.

Lenggangmu tiada lagi berlenggok
biarpun dedaun rimba
pernah menyaksikan pantasnya
sepasang kakimu berlari melangkah
bungkal akar menyerkap kepul-kepul rezeki
dalam mulut cawan yang ternganga.

Rendang pohonan rezeki itu
sempat kaumerenung hujung dahannya
menantikan putihnya warna darah mengalir
kenangan indah pun menyusur lalu
tercicir di perdu rimba
saat salam terakhir tiba
memintas haluan tanpa sempat
menoleh lagi.

SZA KAM
Tapah 13.9.13

Tuesday, September 24, 2013

SEUTAS DEBAR

SEUTAS DEBAR

Seutas debar jatuh berserakan
kukutip satu persatu untuk kukalungkan
di leher tenang lalu...
suara tenteram pun bersiulan
menghiburkan aku dalam ciptaan lagunya
yang tersendiri...
aku bingkas bangkit untuk memulakan
langkah yang terhenti.

SZA KAM
Tapah 10.9.13

SUMBING TERLUKA

SUMBING TERLUKA

Sekuntum senyum yang kulirikkan
tumpah di bibir mesra
melengkarkan sejahtera
buat kususun bicara untuk menyentuh
warna kedamaiaan
yang telah lama hilang di pintu sengketa.

Seberkas sesal terlontar jatuh
dari paranya tanpa dapat kusambut
menguburkan satu kalimat
sumbing terluka.

Segunung kasih yang kudukung
jatuh dari dukungan
meratap hiba menelan simpati.

Sebenarnya aku telah lama lelah
mengharapkan kasihmu tumpah
untuk kukutip sisanya.

Yang tinggal cuma...
serpihan egomu yang tajam
menghiris sukmaku.

SZA KAM
Tapah Perak 10.9.13

Sunday, September 22, 2013

KEMILAUNYA SUDAH LAMA PUDAR

KEMILAUNYA SUDAH LAMA PUDAR

Dalam debar rindu yang sakit
aku merenung seraut wajah
yang hilang warna asalnya
di balik resah semalam
seakan ada serpihan kaca
melukakan dan menyakitkan.

Dalam kemilau kaca yang berserakan
tidak kutemukan lagi sebuah kemungkinan
biiarpun sudah sekian lama aku menagih
sebuah janji yang berdarah.

Andai masih punya kesempatan
aku ingin kembali menyaksikan
warna kilauannya menerangi ruang hati
memantulkan cahaya hakiki
tanpa memperdayakan aku
dengan sumpah kepalsuan
di balik tajamnya serpihan janji.

Saat aku berdiri di pinggir sepi
tidak terlihat jernih warna kaca
kerana kemilaunya sudah lama pudar
ditenggelami lumpur dusta
di bendang kepuraan
biarpun serpihannya masih ada
melekat di kaki kesal.

Kini aku menjadi takut
andai seraut wajah itu akan terus
hilang meninggalkan parut
di bibir sengketa.

SZA KAM
Tapah 5.9.13

TAKUT UNTUK BERPALING

TAKUT UNTUK BERPALING
(Menanti ucapan selamat hari jadi)

Kepada suamiku, ada suara yang tersekat
bilamana pelukan janji terlepas dari rangkulan
suara pilu pun bersiul dari balik pintu
menanti ketukan bilakah masanya
dinding waktu berhenti berdetik
untuk mendengar ucapan
selamat hari jadi sayang.

Aku yang tidak pernah berkesempatan
masih setia melonggokkan sisa impian
agar masih ada serpihan yang bakal tumbuh
menjalar memanjat tiang keberanian
walaupun cuma sepertiga.

Aku menjadi takut untuk berpaling
menyaksikan pohon asing
berbuahkan buah yang silap
memenuhi ruang kesangsianku
apakah! ini dinamakan dunia
penuh keajaiban!.

SZA KAM
Tapah Perak 4.9.13

Saturday, August 31, 2013

TERIMA KASIH ATAS SEGALANYA

TERIMA KASIH ATAS SEGALANYA

Teman...
terima kasih kerana sudi menyapaku
kala ada benteng kesibukan menghalang
mungkinkah masih ada kemanisan
sebuah perhubungan ini untuk menjadi
kekal selamanya bersama pertanyaan
yang tidak bisa kutemui jawapannya.

Teman...
akan aku hayati ertinya persahabatan
dalam kukuhnya dinding kejujuran
agar dapat kutafsirkan sebuah kehadiran
bunga-bunga indah mengharumkan
taman persahabatan ini

Teman...
terima kasih kerana sudi menghidangkan
aku cawan gembira untuk diteguk bersama
dalam damai sang bayu menyapu muka
membisikkan salam perkenalan
biarpun belum pernah ada hidangan
perjumpaan.

Teman...
terima kasih atas setiap butiran kata
yang pernah singgah bermain di persada
membina jambatan untuk aku lalui
memetik harumnya kemesraan
biarpun belum pernah ada jaringan
pertemuan.

SZA KAM
Tapah 19.8.13

Monday, August 5, 2013

Ramadan

Ramadan

Pintumu kian tertutup
ada rempuhan menolak
keluar menyambut
kedatangan tetamu jiranmu Syawal
bersama dulang hidangan
menanti di tangga biarpun pintunya
masih belum berkeriut enselnya.

SZA KAM
Tapah 4.8.13

Thursday, August 1, 2013

SELAK MALAM

SELAK MALAM

Selak malam terbuka
langsir kamar pun berombak
dibelai bayu yang berhembus dingin
sebuah mimpi yang hanyut
berenang di tasiknya
mencari jalan pulang
entah kan dapat ditemui
sebuah kepulangan
yang kehilangan kuncinya
di kaki mimpi.

SZA KAM
tAPAH 28.7.13

Saturday, July 27, 2013

Kau Dekat Tetapi Jauh

Kau Dekat Tetapi Jauh

Kaulontarkan senyum
melimpahkan kasih
berjabat di balik bebayang
mengajak aku berbicara
aku mengerti
sesungguhnya
kau dekat tetapi jauh.

SZA KAM
Tapah 25.7.13

Saturday, July 20, 2013

BONGKAH HALOBA

BONGKAH HALOBA

Hidup ini semakin hitam
dihentam dosa yang berkerikil
lupa pada kematian
di bawah payung taubat yang kosong
harapan sebuah kehidupan
dikejari malam dan siang
menapak dalam nafsu haiwani
sasaran dunia kian lahap
sembunyi di bawah bongkah haloba
menyuapi diri di belakang hari.

Mati yang dialpakan
menelanjangi diri tanpa sempat
membungkus bekal
di saat kematian itu datang
tanpa perisai penghadang
menghalang habuan takdir.

SZA KAM
Tapah 19.7.13

MAINAN PESONA

MAINAN PESONA

Hidup ini mainan pesona
banyak kepura-puraan
yang menyamar
menindih keaslian diri
membangunkan kecurangan
menegakkan keegoan
terpacak menikam kehidupan.

SZA KAM
Tapah 19.7.13

Thursday, July 18, 2013

SERPIHAN MIMPI

SERPIHAN MIMPI

Aku terbangun dari igauan
mencari-cari di mana
serpihan mimpi yang berserakan
menunggu masa untuk lenyap
hilang ditelan kabus diri.

SZA KAM
Tapah 18.7.13