Followers

Carian Dalam Blog Ini

Monday, November 11, 2013

Hilangnya kerikil

Hilangnya kerikil

Bilamana kerikil berbicara dengan teman setianya sirerumput, di bawah teduhan awan gulita, turut serta jua sang angin yang membelai dingin. Tik... tik... tik... untaian titisan hujan menyirami dua sahabat setia yang semakin berat hentakannya. Dalam suasana yang di antara itu, jerit kerikil " Rerumput!!! Biarpun hempasan air ini membadai dirimu, kurasakan dikau masih mampu bertahan. Biar cuma akarmu itu tersekat di permukaan namun dikau masih
tetap di situ ". Di hujung jeritan itu, sayup-sayup suara kerikil di bawa arus kehidupan, getus hiba rerumput " semoga engkau duhai kerikil, akan kutemui dirimu di alam yang bukan alam kita".

1505pm Nov 10. 2013
Cucu Raja Gompong AnuarAhmad

No comments:

Post a Comment