Followers

Carian Dalam Blog Ini

Showing posts with label Hajar Mahadi. Show all posts
Showing posts with label Hajar Mahadi. Show all posts

Saturday, October 12, 2013

PERASAANKU

PERASAANKU

Kerungsingan meruntun jiwa ini
Inginku luahkan
Tiada siapa mendengarnya
Memekakkan telinga, memalingkan muka
Sakit ini siapa yang peduli
Hanya Tuhan Yang Maha Esa mengerti

Sunyi
Hanya bertemankan perasaan
Bukan seteguh mentari
Yang tidak lelah memancarkan cahaya
Tetapi diriku terumbang-ambing dibawa ombak

Hadirnya derita pabila kugembira
Hadirnya kepahitan pabila kemanisan
Tiada siapa yang mengerti
Perasaan diri ini
Inginku luahkan
Hanya debu-debu ingin mendengarnya
Hanya ombak ingin berbicara
Inginku simpan, kusemaikan
Tetapi hati ini telah dimamah kesakitan

Friday, October 11, 2013

RINDU BERTANDANG

RINDU BERTANDANG

Melihat namamu
Rindu bertandang kembali
Inginku sapa
Malu menghimpit diri
Walaupun rindu
Dalam hati

Wahai pujangga
Lihatlah daku
Walau malam melindungi mentari
Walau gelap disinari bintang
Aku butuhkanmu
Menjadi peneman kesunyian

Kata-kataku
Dahulunya dusta
Rindu di sebalik sendu
Kini
Aku hilang dalam sendu
Merindui sekian lama
Harapan masih kukuh
Tidak berganjak
Kukuh menantimu
Menemaniku seumur hidupmu

Friday, September 27, 2013

KEHILANGAN

KEHILANGAN

Tiada lagi hilai tawa
Hilang segala kata-kata manja
Yang dulu menyelubungi hati
Mengubati kerinduan ini

Bisikan kata-kata indah
Kian pudar dimamah waktu
Di mana insan dahulu
Yang sering mengubati rindu
Walaupun tiada pujuk rayu

Aku merindukan kata-kata manismu
Bahkan gurau sendamu
Membuat aku bingung
Kerna terlalu alpa dengan dunia
Yang datang hanya sementara sahaja
Datang dan pergi
Meninggalkan aku sendiri
Tercari-cari sesuatu yang tidak pasti

ANDAI

ANDAI

Sabarlah duhai hati
Andai tiada yang bertakhta di hati
Izinkan aku untuk mencari
Andai tiada yang sudi
Biarlah aku sendirian di sini

Sabarlah duhai hati
Andai hilang seribu memori
Carilah cinta nan suci
Andai tidak kutemui
Serahkan pada Allah Yang Maha mengerti

Sabarlah duhai hati
Andai tiada yang mengerti
Berdoalah kepada Ilahi
Andai dugaan yang kutempuhi
Reda dengan ketentuan Ilahi

Sabarlah duhai hati
Andai ujian yang kutempuhi
Yakinlah sesuatu yang pasti
Andai rapuh menyembah bumi
Carilah tunggak penyuluh hati.

ANDAI

ANDAI

Sabarlah duhai hati
Andai tiada yang bertakhta di hati
Izinkan aku untuk mencari
Andai tiada yang sudi
Biarlah aku sendirian di sini

Sabarlah duhai hati
Andai hilang seribu memori
Carilah cinta nan suci
Andai tidak kutemui
Serahkan pada Allah Yang Maha mengerti

Sabarlah duhai hati
Andai tiada yang mengerti
Berdoalah kepada Ilahi
Andai dugaan yang kutempuhi
Reda dengan ketentuan Ilahi

Sabarlah duhai hati
Andai ujian yang kutempuhi
Yakinlah sesuatu yang pasti
Andai rapuh menyembah bumi
Carilah tunggak penyuluh hati.

Thursday, September 26, 2013

keimanan

keimanan

Biarkanlah
Pohon itu berbuai dihembus
Tanah itu basah ditimpa hujan
Langit itu cerah disinari mentari
Malam itu indah ditemani bulan
Sedih itu pedih disulami duri
Marah itu api membakar diri

Namun
Setiap yang pergi tidak kembali
Setiap yang hilang tidak kutemui

Kembalilah
Cahaya wajah tulus suci
Cahaya hati setia di sisi
Cahaya keikhlasan sinar iman
Cahaya keimanan kasih suci

Berdoalah
Hadir kasih, sayang menanti
Hadir cahaya, penyuluh sanubari
Hadir kesyukuran, memahat hati
Hadir keinsafan, memagari hati
Hadir di sisi, keampunan Ilahi.

Bosan

Bosan

Bosan
Segala-galanya dilakukan
Tanpa tujuan
Diruntun dengan kebosanan
Dibelai dengan perasaan

Bosan
Apa yang ingin kulakukan
Tercari-cari kebebasan
Walaupun
Sudah lama kukorbankan
Mencari seribu kebahagiaan

Bosan
Apa penawar tuk kobosanan
Hanya layanan perasaan
Hanya pencarian tuk kebebasan
Layanan perasaan
Menjadikan seribu satu kekuatan.