Bard Vilanova
malam akan mula ke kayangan
mengepak ribuan wadah indah
berkejaran kalam membait amal
mendakap kelam hingga terang
siang memedani lapang juangan
meniti senja dalam nikmat rezeki
malam terbang lagi ke kayangan
mengisi ruang memadat peluang
ramadhan
wassalam
Gerbang Kayangan
Followers
Carian Dalam Blog Ini
Showing posts with label Bard Guardiola. Show all posts
Showing posts with label Bard Guardiola. Show all posts
Sunday, July 14, 2013
Thursday, January 24, 2013
IZINKAN AKU....
IZINKAN AKU....
izinkan aku....
izinkan aku pergi
izinkan aku berlalu
kerna kau telahpun sepi
meninggalkan sunyi padaku
hingga aku bertasbihkan pasrah
demi menabahkan jiwa dari terluka
© Gerbang Kayangan 2013, All Rights Reserved
Reinkarnasi Keranda SPANC (Syair Pujangga "ATAS NAMA CINTA")
izinkan aku....
izinkan aku pergi
izinkan aku berlalu
kerna kau telahpun sepi
meninggalkan sunyi padaku
hingga aku bertasbihkan pasrah
demi menabahkan jiwa dari terluka
© Gerbang Kayangan 2013, All Rights Reserved
Reinkarnasi Keranda SPANC (Syair Pujangga "ATAS NAMA CINTA")
RINDUKU DI KETENGAHAN RASA
RINDUKU DI KETENGAHAN RASA
usah kau sangsikan lagi akan rinduku
usah kau tangsikan lagi jaringan kasihmu
biarkan rindu itu melepasi sangkar penantian
karena rindu itu telah lama terapung di gelora
membuaikan kasihnya yang termanggu sendiri
entahkan bagaimana lagi untuk rindu itu renangi
sengsara tak lagi memabukkan muntahan airmata
hanya membuaikan asmara bersama luka nan lara
hingga tersuntingnya mutiara kasih dan jua cinta
menyiram di sepanjang perjalanan mendatang
bagaikan menyubur rindu sebalik rasa sendu
rindu yang tak lagi memutarkan rasa cinta
rinduku kian selesa di ketengahan rasa....
0422 210113
© Gerbang Kayangan 2013, All Rights Reserved
usah kau sangsikan lagi akan rinduku
usah kau tangsikan lagi jaringan kasihmu
biarkan rindu itu melepasi sangkar penantian
karena rindu itu telah lama terapung di gelora
membuaikan kasihnya yang termanggu sendiri
entahkan bagaimana lagi untuk rindu itu renangi
sengsara tak lagi memabukkan muntahan airmata
hanya membuaikan asmara bersama luka nan lara
hingga tersuntingnya mutiara kasih dan jua cinta
menyiram di sepanjang perjalanan mendatang
bagaikan menyubur rindu sebalik rasa sendu
rindu yang tak lagi memutarkan rasa cinta
rinduku kian selesa di ketengahan rasa....
0422 210113
© Gerbang Kayangan 2013, All Rights Reserved
Tuesday, November 13, 2012
BANGSAKU OH BANGSAKU
BANGSAKU OH BANGSAKU
bangsaku rebutkan tahta
inginkan darjat dan mahkota
sanggup mencerca dan mengata
demi idamkan tampuk singgahsana
bangsaku berbahas tanpa belas
benar dan dusta tiada lagi jelas
yang ada jeritan yang keras
tersembunyi laungan ikhlas
bangsaku selalu terlupa
siapa pengukir pentas
penyumbang emas
satu harapannya
melihatkan kita,
tersungkur,
bersama,
sejarah....
"MELAYU MUDAH LUPA"
wassalam
bangsaku berbahas tanpa belas
benar dan dusta tiada lagi jelas
yang ada jeritan yang keras
tersembunyi laungan ikhlas
bangsaku selalu terlupa
siapa pengukir pentas
penyumbang emas
satu harapannya
melihatkan kita,
tersungkur,
bersama,
sejarah....
"MELAYU MUDAH LUPA"
wassalam
Wednesday, September 12, 2012
INDAHNYA JADI BULAN
INDAHNYA JADI BULAN
terkadang indah juga jadi seperti rembulan yang sendirian
tak lekang kejora memancar dan mengerlipkan harapan
selalu menjadi watak utama dalam bicara kepuitisan
terkadang indah juga jadi seperti rembulan yang sendirian
tak lekang kejora memancar dan mengerlipkan harapan
selalu menjadi watak utama dalam bicara kepuitisan
sering jua menjadi pujaan dan ratapan kerinduan
biar sejuta tahun takkan hilang ironi keindahan
takkan tergoda walau rayuan jadi rintihan
mendamaikan tiap jiwajiwa kesepian
dari kejauhan menabur kesetiaan
jadi peneman rasa kesunyian
sumber ilham berterusan
kisahnya tiada akhiran
langkah perjalanan
liku kehidupan
100912 0410
© Gerbang Kayangan 2012, All Rights Reserved
biar sejuta tahun takkan hilang ironi keindahan
takkan tergoda walau rayuan jadi rintihan
mendamaikan tiap jiwajiwa kesepian
dari kejauhan menabur kesetiaan
jadi peneman rasa kesunyian
sumber ilham berterusan
kisahnya tiada akhiran
langkah perjalanan
liku kehidupan
100912 0410
© Gerbang Kayangan 2012, All Rights Reserved
PERJANJIAN HAKIKI
selagi ia menjadi milik
kerelaan bukanlah keperluan
mengekori lapang dan liku
kerelaan bukanlah keperluan
mengekori lapang dan liku
menikmati indah dan bahagia
melusuri resah dan gundah
keluh jadi bisu
tiada reaksi seteru
melangkah tanpa patah
pergi tanpa kembali
terbuang tanpa sisip
takkan mungkin kembali
destinasinya adalah rebah
seolah mengusir hela
mengelar nadi
meragut jiwa
menyeret ke pintu abadi
hakikat dirasa
janji terlaksana
290812 0324
© Gerbang Kayangan 2012, All Rights Reserved
melusuri resah dan gundah
keluh jadi bisu
tiada reaksi seteru
melangkah tanpa patah
pergi tanpa kembali
terbuang tanpa sisip
takkan mungkin kembali
destinasinya adalah rebah
seolah mengusir hela
mengelar nadi
meragut jiwa
menyeret ke pintu abadi
hakikat dirasa
janji terlaksana
290812 0324
© Gerbang Kayangan 2012, All Rights Reserved
Wednesday, August 29, 2012
HINGGA TERBENAM
HINGGA TERBENAM
melintasi kegelapan
harapan memandu arah
langkah mencipta detapan
melintasi kegelapan
harapan memandu arah
langkah mencipta detapan
tanpa persoalan bagi seluruh jawaban
yang menanti adalah ketentuan
keyakinan dan kepercayaan
lukaluka dijahit kejam
ditusuk duri dan kerikil
tiada mengaduh
sesekali tersenyum
kepedihan membelai
bagai mencarik dosa
airmata
bersujudlah susuk hina
mencium asal kejadian
mengenal kebesaran
tiada senyuman
hanya tangisan
Ya Robbi
sesungguhnya indah
walaupun bermandi darah
biarpun lemas di wadah takdir-MU
270812 1056
© Gerbang Kayangan 2012, All Rights Reserved
yang menanti adalah ketentuan
keyakinan dan kepercayaan
lukaluka dijahit kejam
ditusuk duri dan kerikil
tiada mengaduh
sesekali tersenyum
kepedihan membelai
bagai mencarik dosa
airmata
bersujudlah susuk hina
mencium asal kejadian
mengenal kebesaran
tiada senyuman
hanya tangisan
Ya Robbi
sesungguhnya indah
walaupun bermandi darah
biarpun lemas di wadah takdir-MU
270812 1056
© Gerbang Kayangan 2012, All Rights Reserved
Wednesday, August 22, 2012
HANYA BERDEBU
perincian terisi ukuran kisahnya
detik yang sejauh masa melangkah
tiada detap yang mengenal henti
jaringan usia menangguk hela
pudar kehebatan yang tercetak
namun lariknya jelas tergambar
tergaris dan tercoret
menjadi lumut
indah pada tiang reput
tetap menawan ingatan
walaupun terlitup dek kulat
biarpun rekah dek bumi
sekalipun suratan telah berjanji
tak mungkinkan lenyap
bersama detik yang tak terhitung
190812 0335
© Gerbang Kayangan 2012, All Rights Reserved
perincian terisi ukuran kisahnya
detik yang sejauh masa melangkah
tiada detap yang mengenal henti
detik yang sejauh masa melangkah
tiada detap yang mengenal henti
jaringan usia menangguk hela
pudar kehebatan yang tercetak
namun lariknya jelas tergambar
tergaris dan tercoret
menjadi lumut
indah pada tiang reput
tetap menawan ingatan
walaupun terlitup dek kulat
biarpun rekah dek bumi
sekalipun suratan telah berjanji
tak mungkinkan lenyap
bersama detik yang tak terhitung
190812 0335
© Gerbang Kayangan 2012, All Rights Reserved
pudar kehebatan yang tercetak
namun lariknya jelas tergambar
tergaris dan tercoret
menjadi lumut
indah pada tiang reput
tetap menawan ingatan
walaupun terlitup dek kulat
biarpun rekah dek bumi
sekalipun suratan telah berjanji
tak mungkinkan lenyap
bersama detik yang tak terhitung
190812 0335
© Gerbang Kayangan 2012, All Rights Reserved
Subscribe to:
Posts (Atom)