Malu
Mengapa kita mesti malu-malu
belajar mencintai dan merindui ilmu.
~msa:SK443~
Followers
Carian Dalam Blog Ini
Wednesday, June 26, 2013
ALANGKAH
ALANGKAH
Alangkah senangnya hati
sekiranya daun-daun kering ini
bertukar menjadi serumpun kepercayaan
yang boleh memantapkan lagi keyakinan
menambahkan lagi ketulusan dan keikhlasan
Alangkah riangnya hati
sekiranya titisan embun pagi
bertukar menjadi berlian
yang cahayanya berkelipan
lalu menyinari kelamnya kehidupan
Alangkah damainya hati
sekiranya carikan-carikan kertas ini
bertukar menjadi sejilid madah bicara
yang indah tutur katanya
buat santapan jiwa lara
Alangkah gembiranya hati
sekiranya butir-putir pasir ini
bertukar menjadi segugus iman
yang boleh boleh mengukuhkan ketakwaan
menepis segala hasutan syaitan
Sesungguhnya setiap insan
mengharapkan cita dan impian
agar berjaya dalam dakapan
agar berhasil dalam genggaman
menadah doa dan harapan
takdir Ilahi yang menentukan
SMK Serian
24 Jun 2013
Alangkah senangnya hati
sekiranya daun-daun kering ini
bertukar menjadi serumpun kepercayaan
yang boleh memantapkan lagi keyakinan
menambahkan lagi ketulusan dan keikhlasan
Alangkah riangnya hati
sekiranya titisan embun pagi
bertukar menjadi berlian
yang cahayanya berkelipan
lalu menyinari kelamnya kehidupan
Alangkah damainya hati
sekiranya carikan-carikan kertas ini
bertukar menjadi sejilid madah bicara
yang indah tutur katanya
buat santapan jiwa lara
Alangkah gembiranya hati
sekiranya butir-putir pasir ini
bertukar menjadi segugus iman
yang boleh boleh mengukuhkan ketakwaan
menepis segala hasutan syaitan
Sesungguhnya setiap insan
mengharapkan cita dan impian
agar berjaya dalam dakapan
agar berhasil dalam genggaman
menadah doa dan harapan
takdir Ilahi yang menentukan
SMK Serian
24 Jun 2013
BIARKAN AKU
BIARKAN AKU
Engkau tidak mengerti
bila larut di dalam diri
dan membait kata puisi
sedang ungkap bersahajamu
tanpa sedar
ada mutiara yang bersinar
menjadi kalongan jiwa
pada aku yang tak punya
dan kosong di dada.
Biarkan saja
kalau aku ingin menilik
pada timbunan permata
memilih yang indah-indah
mencanai secara seni
dari manikam
yang kilau cahaya
untuk menyeri hiasan
di dalam puisi.
Andai ternobat
di dalam galeri
sekurang-kurangnya
aku tidak lupa diri
menjalani mimpi
bagai sang puteri.
SRI MAWAR
Kuala Kurau
Perak
25 Jun 2013
1.09 am
Engkau tidak mengerti
bila larut di dalam diri
dan membait kata puisi
sedang ungkap bersahajamu
tanpa sedar
ada mutiara yang bersinar
menjadi kalongan jiwa
pada aku yang tak punya
dan kosong di dada.
Biarkan saja
kalau aku ingin menilik
pada timbunan permata
memilih yang indah-indah
mencanai secara seni
dari manikam
yang kilau cahaya
untuk menyeri hiasan
di dalam puisi.
Andai ternobat
di dalam galeri
sekurang-kurangnya
aku tidak lupa diri
menjalani mimpi
bagai sang puteri.
SRI MAWAR
Kuala Kurau
Perak
25 Jun 2013
1.09 am
BILAKAH ITU BERLAKU
BILAKAH ITU BERLAKU
sering bermain dengan rasa
mencari pasti yang terhalang
dari kelonan dosa lampau
biar bertaburan ampun pada yang ESA
tetap terpandang laman yang berlalang
kerna leka pada dunia yang penuh payau
tapi keyakinan pada janjiNYA
sering berlagu soalan itu
bilakah akan berlaku
jasad dan badan akan terpisah
dari alam nyata ke alam barazakh
Ya Allah..
ampunkan aku hambaMU
HONEY
MUAR
11:55:47
24062013
sering bermain dengan rasa
mencari pasti yang terhalang
dari kelonan dosa lampau
biar bertaburan ampun pada yang ESA
tetap terpandang laman yang berlalang
kerna leka pada dunia yang penuh payau
tapi keyakinan pada janjiNYA
sering berlagu soalan itu
bilakah akan berlaku
jasad dan badan akan terpisah
dari alam nyata ke alam barazakh
Ya Allah..
ampunkan aku hambaMU
HONEY
MUAR
11:55:47
24062013
Dan...
Dan...
aku kembali mematikan diri
di kamar gersang ubun meniti hari
rindu dan sepi.
Jumpa lagi...assalamualaikum.
SAZALEE SULAIMAN.
aku kembali mematikan diri
di kamar gersang ubun meniti hari
rindu dan sepi.
Jumpa lagi...assalamualaikum.
SAZALEE SULAIMAN.
TAK SANGKA, SUNGGUH AKU TIDAK MENYANGKA.
TAK SANGKA, SUNGGUH AKU TIDAK MENYANGKA.
HA HA HA HA
aku dah terkena
bukan aku sahaja
rasa-rasanyalah
tapi semuanya
termasuklah
kawan-kawan baik engkau pun
engkau kenakan juga
diperbodoh-bodohkan
bagai tiada harga
nilai persahabatan bagimu
hanyalah satu kepuraan yang nyata
di sebalik topeng engkau berpura
beridentiti sebenar engkau hadir
di malam majlis, diadakan.
ISH ISH ISH
tak sangka, tak sangka!
Kalau kami sahaja kauperbodohkan
tak apalah juga
ini semua kawan-kawan engkau
yang mendukung engkau selama ini
turut engkau permainkan
... sungguh tidak aku menyangka.
HA HA HA HA HA
nasiblah labu
kalau dah penipu
tetap selamanya
penipu ...
KAH KAH KAH KAH KAH
Tipah tertipu bang, tipah tertipu.
KIH KIH KIH
Hebat
padanlah engkau tutup telefon bimbit
malam itu
rupa-rupanya kautakut
tembelang pekung engkau
pecah
tiada tertutup
... busuk baunya.
HA HA HA HA HA HA.
SAZALEE SULAIMAN ... 25/06/2013
Nilai, Negeri Sembilan.
HA HA HA HA
aku dah terkena
bukan aku sahaja
rasa-rasanyalah
tapi semuanya
termasuklah
kawan-kawan baik engkau pun
engkau kenakan juga
diperbodoh-bodohkan
bagai tiada harga
nilai persahabatan bagimu
hanyalah satu kepuraan yang nyata
di sebalik topeng engkau berpura
beridentiti sebenar engkau hadir
di malam majlis, diadakan.
ISH ISH ISH
tak sangka, tak sangka!
Kalau kami sahaja kauperbodohkan
tak apalah juga
ini semua kawan-kawan engkau
yang mendukung engkau selama ini
turut engkau permainkan
... sungguh tidak aku menyangka.
HA HA HA HA HA
nasiblah labu
kalau dah penipu
tetap selamanya
penipu ...
KAH KAH KAH KAH KAH
Tipah tertipu bang, tipah tertipu.
KIH KIH KIH
Hebat
padanlah engkau tutup telefon bimbit
malam itu
rupa-rupanya kautakut
tembelang pekung engkau
pecah
tiada tertutup
... busuk baunya.
HA HA HA HA HA HA.
SAZALEE SULAIMAN ... 25/06/2013
Nilai, Negeri Sembilan.
NOVEL ITU PUN ENGGAN BERCERITA
NOVEL ITU PUN ENGGAN BERCERITA
Kubuka kembali helaian-helaian cerita lama
cerita yang pernah kita tuliskan bersama
dengan tinta hati dan kasih sayang
dan kita warnakan dengan warna-warna keindahan
yang kita sama-sama mendaki jalurnya pelangi
untuk meminjam warna-warnanya
lalu kita novelkan semua cerita itu
dalam novel cinta kita.
Novel itu kutatap barisnya satu persatu
setiap huruf kueja dengan dengan suara hati
bukan untuk mengenang kembali cinta kita
sekadar untuk aku mengertikan
akan sebuah perpisahan
yang tercipta atas sebuah pertemuan
...dan dalam gementar jemariku
kututup kembali novel itu
sepertimana aku menutup
pintu hatiku buatmu.
...novel itu juga enggan bercerita.
Qalam Bertinta
24062013
1657pm
Kubuka kembali helaian-helaian cerita lama
cerita yang pernah kita tuliskan bersama
dengan tinta hati dan kasih sayang
dan kita warnakan dengan warna-warna keindahan
yang kita sama-sama mendaki jalurnya pelangi
untuk meminjam warna-warnanya
lalu kita novelkan semua cerita itu
dalam novel cinta kita.
Novel itu kutatap barisnya satu persatu
setiap huruf kueja dengan dengan suara hati
bukan untuk mengenang kembali cinta kita
sekadar untuk aku mengertikan
akan sebuah perpisahan
yang tercipta atas sebuah pertemuan
...dan dalam gementar jemariku
kututup kembali novel itu
sepertimana aku menutup
pintu hatiku buatmu.
...novel itu juga enggan bercerita.
Qalam Bertinta
24062013
1657pm
ALAHAI
ALAHAI
geruh di muara
berparuh tiada
disuruh murka
di baruh bersua
basuh muka
... lenguh jiwa.
SAZALEE SULAIMAN ... 24/06/2013
Nilai, Negeri Sembilan.
geruh di muara
berparuh tiada
disuruh murka
di baruh bersua
basuh muka
... lenguh jiwa.
SAZALEE SULAIMAN ... 24/06/2013
Nilai, Negeri Sembilan.
RINTIHAN GRADUAN INSTITUSI GURU
RINTIHAN GRADUAN INSTITUSI GURU
Bertongkat paruh menumpang dagu
wajah jerebu meniti hari
bakal pendidik institusi guru
penempatan diri tidak pasti
6 bulan
setahun berlalu
semangat berkobar pudar
mengisi waktu lesu
menangisi diri
sampai bila
mengapa
merintih pedih
seorang aku ribuan graduan
senarai menunggu
masuk angin keluar asap
mengharap
transformasi perjawatan diisi
kami nanti
yahyaisa
Segamat Johor
24062013
Bertongkat paruh menumpang dagu
wajah jerebu meniti hari
bakal pendidik institusi guru
penempatan diri tidak pasti
6 bulan
setahun berlalu
semangat berkobar pudar
mengisi waktu lesu
menangisi diri
sampai bila
mengapa
merintih pedih
seorang aku ribuan graduan
senarai menunggu
masuk angin keluar asap
mengharap
transformasi perjawatan diisi
kami nanti
yahyaisa
Segamat Johor
24062013
Mati Kutu
Mati Kutu
pandangan kelabu
sakit mataku
jerebu menyembilu
program terganggu
mati kutu...
bahang memalu
melekit badanku
jerebu membelenggu
tugasan terbeku
mati kutu...
aku hanya mampu
menganyam bait kata sendu
berkurung dalam rumahku
mengharapakn hujan bertamu
meredakan jerebu yang kian bertumpu...
CNM, 24/6/13, THMK.
pandangan kelabu
sakit mataku
jerebu menyembilu
program terganggu
mati kutu...
bahang memalu
melekit badanku
jerebu membelenggu
tugasan terbeku
mati kutu...
aku hanya mampu
menganyam bait kata sendu
berkurung dalam rumahku
mengharapakn hujan bertamu
meredakan jerebu yang kian bertumpu...
CNM, 24/6/13, THMK.
Monday, June 24, 2013
BICARAMU BAGAI SEMBILU
BICARAMU BAGAI SEMBILU
Teman,
ada ketikanya bicaramu mengguris hati
ada ketikanya bicaramu merobek jiwa
bait katamu bagai sembilu
sakit, perit, pedih...
hati bagai ditusuk belati tajam
bisa...kucari penawarnya.
Teman,
benar, luka di hati tak nampak berdarah
namun, ia perlu dirawat.
Usah kau peduli
aku tak mengharapkan sesuatu pun darimu
hanya satu kupinta darimu
peliharalah bait bicaramu
usah kaujadikannya
belati yang kaupuja
ketahuilah duhai teman
setiap bicaramu bagai sembilu berbisa.
ZIE 24/06/2013
Teman,
ada ketikanya bicaramu mengguris hati
ada ketikanya bicaramu merobek jiwa
bait katamu bagai sembilu
sakit, perit, pedih...
hati bagai ditusuk belati tajam
bisa...kucari penawarnya.
Teman,
benar, luka di hati tak nampak berdarah
namun, ia perlu dirawat.
Usah kau peduli
aku tak mengharapkan sesuatu pun darimu
hanya satu kupinta darimu
peliharalah bait bicaramu
usah kaujadikannya
belati yang kaupuja
ketahuilah duhai teman
setiap bicaramu bagai sembilu berbisa.
ZIE 24/06/2013
JEREBU: MATAHARI MENANGIS…BULAN MERATAP SENDU
JEREBU: MATAHARI MENANGIS…BULAN MERATAP SENDU
Kucari warna birunya langit di sebalik putihnya awan
namun tidak kutemui dalam debu memutih yang menyingkirkan
kucari sinar matahari di serata sudut langit kelabu ini
yang kutemui juga hanyalah debu memutih yang membungkus sinarnya
lalu bertanya pada diri sedang jawapannya sudah lama kuketahui
mengapa kebobrokkan manusia sepertinya ingin mengundang malapetaka
mengotori alam yang suci ini dengan akal singkat yang diguna
lalu mencemar keindahan milik Dia yang diberi kepada hamba-hamba-Nya
tanpa sedikit pun ada rasa berdosa pada Pemilik mahu pun penghuninya.
Megahkah engkau dengan menodai keindahan anugerah yang diberikan ini?
membiarkan mentari mencari ruang untuk menjiruskan cahaya ke bumi
dan memucatkan warna bulan yang merindui malam untuk membiaskan cahayanya
lalu keharmonian keduanya berpecah menjadi igauan buruk pada semua makhluk
hanya kerana akalmu yang singkat dalam berfikir apa lagi menghargai
maka menciptalah engkau onar sejagat yang berperdukan nafsu kepuasanmu
tanpa sedarmu yang bulan meratap sendu kerana pudarnya warna kemegahannya
dan mentari pun menangis bila cahayanya suram dalam debu yang memutih.
Qalam Bertinta
24062013
1035am
Kucari warna birunya langit di sebalik putihnya awan
namun tidak kutemui dalam debu memutih yang menyingkirkan
kucari sinar matahari di serata sudut langit kelabu ini
yang kutemui juga hanyalah debu memutih yang membungkus sinarnya
lalu bertanya pada diri sedang jawapannya sudah lama kuketahui
mengapa kebobrokkan manusia sepertinya ingin mengundang malapetaka
mengotori alam yang suci ini dengan akal singkat yang diguna
lalu mencemar keindahan milik Dia yang diberi kepada hamba-hamba-Nya
tanpa sedikit pun ada rasa berdosa pada Pemilik mahu pun penghuninya.
Megahkah engkau dengan menodai keindahan anugerah yang diberikan ini?
membiarkan mentari mencari ruang untuk menjiruskan cahaya ke bumi
dan memucatkan warna bulan yang merindui malam untuk membiaskan cahayanya
lalu keharmonian keduanya berpecah menjadi igauan buruk pada semua makhluk
hanya kerana akalmu yang singkat dalam berfikir apa lagi menghargai
maka menciptalah engkau onar sejagat yang berperdukan nafsu kepuasanmu
tanpa sedarmu yang bulan meratap sendu kerana pudarnya warna kemegahannya
dan mentari pun menangis bila cahayanya suram dalam debu yang memutih.
Qalam Bertinta
24062013
1035am
Subscribe to:
Posts (Atom)







