Followers

Carian Dalam Blog Ini

Loading...

Tuesday, June 4, 2013

PINTU-PINTU ITU PUN TERBUKA

PINTU-PINTU ITU PUN TERBUKA

Merengkuh dalam geruh terpalit noda di kelubong kepala yang telanjang
tunduk mencium bumi sedang dahi berpasak pada rasuk dosa
ke mana perginya gelegar iman yang dipaku pada rabung tauhid
hinggakan gelung nafsu yang membuncah menjunjung daulatmu
menggulung seluruh akal yang membantai dalam waras yang terpinggir
tersungkur sedangkan kakimu tertancap kukuh tanpa gegar
adakah syaitan itu engkau pujuk biarpun datangnya telah engkau sedar
pujukan apa perlunya sedangkan salasiahnya engkau yang meminta mewarisi
lalu terkumpullah keturunannya dari yang mula menidakkan kewujudan ADAM
berketetellah semuanya sedangkan engkau yang mewarisi sekadar mewarisi.

Dalam permainan durjana mereka berselindung dari celik matamu yang buta
dan dalam tepuk tampar mereka engkau juga berdendang lagu-lagu kemusnahan
lalu pintu-pintu itu terbuka perlahan-lahan menjelirkan lidah-lidah api
memberi ingat ketika jarakmu masih ada di antara tiang-tiangnya
namun alpamu dalam bujukan busuk jadi wangian untuk engkau hirup
engkau lupa akan pintu itu tidak pernah tertutup tanpa arahan
dan ketika pintu itu semakin meluas terbuka tanpa ada pilihan untuk engkau lewati
pun tanpa tersungkur di gerbangnya, engkau dihumban dengan kasar dan tanpa suara
sedang warismu bergempita bersorai atas kecundangnya makhluk yang asalnya mulia
namun hina atas sebuah kegagalan memintas domba warismu yang menjanjikan syurga dunia.

Qalam Bertinta
04062013
1703pm

No comments:

Post a Comment