HANYA SATU
HANYA SATU
Hujan panas bolosi bumbung maya seawal pagi
Aku yang merenung jauh terkasima
Nyeri menghitung gugusan hari berpelangi
Yang menghuni sudut anjung tanjung rasa
Amat nyaman menyejukkan panas di serambi hati
Sesaat tertinggal di belakang kenang-kenangan
Aku menjadi hamba perindu
Terlalu memikirkan tentang dirimu dari kejauhan
Ujar sukma hanya satu pintaku duhai kekasih sayangi daku.
Bayu.
Semporna,Sabah.
280513.
No comments:
Post a Comment