Followers

Carian Dalam Blog Ini

Saturday, May 11, 2013

ZURIAT MERAH DI LUMPUR SAWAH

ZURIAT MERAH DI LUMPUR SAWAH

di celah kemilau senja
berkejaran anak-anak desa
tak mengenal erti payah derita
saling ketawa bergurau senda
biarpun kepuk beras
hanya seinci ternganga

di celah perigi batu
girang anak-anak mandi berlagu
tak hirau air mengalir hamis berbau
asal anak kampung berhati padu
biarpun segayung sehari membasuh pilu

di celah dapur kayu
sabar anak-anak menunggu
deras menggelegak perut hempedu
tak peduli asalkan beralas batu-batu
biarpun berenam kongsi sesudu

di celah pekat malam
riang berhikayat seribu gurindam
tak kisah nyamuk agas bermukim di kulit kusam
biar birat berkudis tak kunjung padam
berteman cahaya samar pelita ayam

di celah gerobok kayu
bersusun pakaian kelam kelabu
ada yang carik bak roti kirai pak Abu
masih beralas di badan umpama yang baru
biarpun lipas hitam jemu bertamu

di celah lumpur sawah
riang anak-anak membawa arah
berteman bubu dan tempang sebuah
menjerat ikan habuan sekawah
biarpun di rumah menanti pasrah

di celah atap pohon rumbia
apakah ada masa depan dan cita
hikayat gurindam malam yang hanya sandiwara
penawar derita kala yang lain beraja

zuriat kepapaan pepijat masa
tak siapa peduli kerana menjulang harta
anak-anak girang di sawah berpesta
itulah dunianya kepompong syurga

@innurmust@qim @ selayangbaru
17/6/2012 5.30ptg

No comments:

Post a Comment